Selasa, 29 Mei 2012

ARTIKEL TENTANG RENCANA PENINGKATAN KINERJA GURU


ARTIKEL TENTANG RENCANA PENINGKATAN KINERJA GURU
Oleh
AMINULLAH (151104144)


A.     LATAR BELAKANG MASALAH
Salah satu permasalahan pendidikan pada umumnya selalu dikait- kaitkan dengan  kinerja Guru, guru merupakan salah satu factor pendukung keberhasilan mutu pendidikan. Berbagai upaya  yang dilakukan manusia untuk meningkatkan kualitas hidup memerlukan penanganan yang serius melalui pemikiran yang matang dengan mengaplikasikan pengetahuan dan tekhnologi. Berbagai upaya telah dilakukan manusia untuk meningkatkan kualitas kehiduan yang sempurna dengan mengedepankan kepuasan pelanggan dalam melaksanakan interaksi pendidikan.
Untuk memenuhi hal tersebut tentunnya penajamin mutu pendidikan harus di kembangkan, terutama terkait masalah kineerja guru. Peningkatan ini dilakukan dengan tujuan agar mampu berperan dalam persaingan global yang semakin transparan. Oleh karena itu perlu adanya perencaan untuk meningkatkan kinerja guru.

B.     PERANAN KEPALA SEKOLAH DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU
Seseorang yang ingin meningkatkan kinerja guru harus betul-betul memahami tugas dan peranannya didalam suatu unstansi pendidikan. Misalnya kepala sekolah, bila kepala sekolah mampu memahami tugas dan peranannya sebagai kepala sekolah, ia akan mudah menjalankan tugasnya dengan baik, tidak hanya itu kepala sekolah juga harus memenuhi kompetensinya agar kenerjanya lebih sempurna.



Adapun tugas dan peranan kepala sekolah berkenaan dengan peningkatan kinerja guru adalah sebagai berikut :
1.      Menyusun rencana pengembangan sekolah/madrasah jangka panjang, menengah, dan pendek dalam rangka mencapai visi, misi, dan tujuan sekolah/madrasah.
Yaitu mampu melibatkan semua unsur di sekolah dalam menyusun Rencana Pengembangan Sekolah (RPS)/ Rencana Kerja Sekolah(RKS), dalam rangka mencapai visi,misi dan tujuan sekolah (contoh: membentuk Tim Pengembang Sekolah), mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan sebagai bahan penyusunan rencana pengembangan sekolah, mampu mengidentifikasi peluang dan tantangan sebagai bahan untuk mendiagnosis jenis kebutuhan yang diperlukan dalam perbaikan mutu sekolah dan mampu memimpin penyusunan rencana pengembangan sekolah dan membekali semua unsur di sekolah dalam pembuatan rencana pengembangan sekolah (contoh: pelatihan TPS dan pembuatan EDS)

2.      Mengembangkan struktur organisasi sekolah/ madrasah yang efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan.
Yaitu mampu menyusun struktur organisasi yang efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan pengembangan sekolah, Mampu menyusun deskripsi tugas setiap komponen dalam struktur organisasi, Mampu membuat pendelegasian tugas untuk memonitor pelaksanaan tugas setiap komponen dalam struktur organisasi, Mampu mengevaluasi struktur organisasi sesuai dengan kebutuhan pengembangan sekolah

3.      Melaksanakan pengembangan sekolah/ madrasah sesuai dengan rencana jangka panjang, menengah, dan jangka pendek sekolah menuju tercapainya visi, misi, dan tujuan sekolah.

Yaitu Mampu menyususun Program Sekolah meliputi Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) & rencana kerja tahunan yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) dalam rangka mencapai visi, misi dan tujuan sekolah. Mampu melaksanaan Program Sekolah. Mampu mengevaluasi Program Sekolah. Mampu melaksanakan tindak lanjut Program Sekolah.

4.      Mewujudkan peningkatan kinerja sekolah yang signifikan sesuai dengan visi, misi, tujuan sekolah dan standard nasional pendidikan.

Yaitu Mampu meningkatkan kinerja sekolah secara signifikan sesuai dengan visi, misi, tujuan sekolah yang berkaitan dengan bidang manajeria (contoh: peningkatan kinerja sekolah secara efektif dan efisien dibidang sarana prasarana, pengelolaan, pendidik dan tenaga kependidikan serta pembiayaan), Mampu meningkatkan kinerja sekolah secara signifikan sesuai dengan visi, misi, tujuan sekolah yang berkaitan dengan bidang akademik (contoh: peningkatan kinerja sekolah secara efektif dan efisien dibidang standar isi, SKL, standar proses, standar penilaian), Mampu membuat inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah secara signifikan sesuai dengan visi, misi, tujuan sekolah yang berkaitan dengan bidang manajerial, dan Mampu membuat inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah secara signifikan sesuai dengan visi, misi, tujuan sekolah yang berkaitan dengan bidang akademik.

5.      Melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah/madrasah dengan prosedur yang tepat.

Yaitu Mampu melakukan monitoring pelaksanaan program kegiatan sekolah secara terprogram (contoh: ada program monitoring yang memuat latar belakang, tujuan ,prosedur, jadwal, penanggung jawab), Mampu melakukan evaluasi pelaksanaan program kegiatan sekolah secara terprogram(contoh: ada program evaluasi yang memuat latar belakang, tujuan, prosedur, jadwal, penanggung jawab), Mampu membuat pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah, dan Mampu membuat sistem monitoring, evaluasi dan pelaporan dengan prosedur yang tepat. (contoh: menggunakan Paket Administrasi Sekolah ).

6.      Merencanakan dan menindaklanjuti hasil monitoring, evaluasi, dan pelaporan.

Yaitu Mampu membuat program tindak lanjut monitoring,evaluasi dan pelaporan (contoh: program tindak lanjut sesuai dengan hasil monitoring, evaluasi, pelaporan), Mampu melaksanakan program tindak lanjut monitoring, evaluasi dan pelaporan, Mampu mengevaluasi pelaksanaan program tindak lanjut monitoring, evaluasi dan pelaporan, dan Mampu membuat sistem pelaksanaan program tindak lanjut monitoring, evaluasi dan pelaporan (contoh: siklus penerapan paket administrasi sekolah).

7.      Melaksanakan penelitian tindakan sekolah dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah/madrasah.

Yaitu Mampu membuat program penelitian tindakan sekolah/kelas dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah (contoh: program mendatangkan nara sumber dalam membimbing workshop pembuatan PTS maupun PTK untuk kepala sekolah dan guru, mempunyai program berkelanjutan PTS/PTK melalui MGMP sekolah), Mampu melaksanakan penelitian tindakan sekolah/kelas dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah, Mampu membuat evaluasi program penelitian tindakan sekolah/kelas dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah, dan Mampu membuat program tindak lanjut penelitian tindakan sekolah/kelas dalam rangka meningkatkan kinerja sekolah.

C.     KESIMPULAN
Proses pengembangan kinerja guru terbentuk dan terjadi dalam kegiatan belajar mengajar di tempat mereka bekerja. Selain itu kinerja guru dipengaruhi oleh hasil pembinaan dan supervisi kepala sekolah” (Pidarta, 1992:3). Pada pelaksanaan KTSP menuntut kemampuan baru pada guru untuk dapat mengelola proses pembelajaran secara efektif dan efisien. Tingkat produktivitas sekolah dalam memberikan pelayanan-pelayanan secara efisien kepada pengguna ( peserta didik, masyarakat ) akan sangat tergantung pada kualitas gurunya yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan keefektifan mereka dalam melaksanakan tanggung jawab individual dan kelompok.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar